Suasana hangat terlihat dalam sebuah pertemuan yang berlangsung pada Sabtu, 12 Maret 2026, di wilayah Surabaya. Dalam rentang waktu pukul 13.00 hingga 17.00 WIB, sejumlah tokoh dari Komunitas Pejuang Damai (KPD) Jawa Timur bersama jajaran Unit 3 Subdit IV menggelar silaturahmi lanjutan yang membahas upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPD Jatim, Ust. Dayan atau yang dikenal sebagai Abu Dayan, didampingi Wakil Ketua Nawawi, Bendahara Arif Efendi, serta Penasehat Fuadi. Dari pihak kepolisian, tampak beberapa personel yang turut menjalin komunikasi dan koordinasi secara langsung dengan para tokoh komunitas tersebut.
Dalam pertemuan ini, KPD Jawa Timur menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Mereka menegaskan peran KPD sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta berupaya menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.
Meski demikian, dalam diskusi juga terungkap bahwa pasca perayaan Ramadhan dan Idul Fitri sebelumnya, masih ditemukan sejumlah kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban. Di antaranya adalah euforia berlebihan, aktivitas keagamaan yang kurang terkendali, hingga potensi gesekan yang dapat merusak kerukunan antarumat beragama.
Menanggapi hal tersebut, KPD Jatim menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah konkret dengan mengajak masyarakat melakukan kegiatan positif serta menjauhi tindakan yang bersifat kontraproduktif, termasuk radikalisme dan intoleransi. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya di wilayah Surabaya dan Jawa Timur secara umum.
Dengan adanya sinergi antara komunitas dan aparat, diharapkan target besar menjadikan Jawa Timur sebagai wilayah yang bebas dari konflik dan gangguan Kamtibmas, terutama terkait isu radikalisme dan intoleransi, dapat tercapai secara bertahap melalui peran aktif semua pihak.